Pengertian Shisha
Secara etimologi, shisha adalah sejenis alat yang digunakkan untuk mengeluarkan asap dengan air sebagai penyaring. Shisha atau Syisya berasal dari bahasa Parsi yang bermakna gelas. Orang Arab menyebutnya Hookah, sedangkan Pakistan dan India melafazkan huqqa.
Masyarakat di Turki, Libanon, Irak, Yordania, Palestina, Israel, Yunani, hingga Romania menyebutnya Narghile. Sedangkan shisha merupakan penyebutan lazim dipakai orang Mesir, Maroko, Tunisia, Arab Saudi, serta Somalia.
Berbeda dengan rokok, shisha atau hookah memiliki rasa yang beraneka ragam, seperti buah-buahan, mint, kopi, semua menjadi sensasi dan daya tarikbagi yang menghisapnya. Untuk menghisapnya diperlukan alat yang disebut Bong.
Bahan bakunya sama seperti rokok, yaitu tembakau dengan berbagai rasa buah-buahan yang dipanasi oleh arang bakar. Kemudian, arang yang terbakar akan mengeluarkan asap dengan aroma buah-buahan bila dihisap dari selang yang tersambung dari Bong.
Ada tiga jenis tembakau yang bisa digunakan untuk menhisap shisha.
1.Maasel, yaitu tembakau yang dicampur dengan madu atau sirup.
2.Tumbak atau Ajami, yaitu tembakau murni.
3.Jurak atau jenis tembakau yang mengandung tumbuh-tumbuhan dan minyak.
Pada akhir tahun 1980, pedagang tembakau di Mesir mencoba mencampurkan sari buah untuk memberi cita rasa manis dan segar pada shisha. Dan akhirnya menghasilkan rasa asap shisha lebih menyegarkan. Ternyata, para peminat shisha kebanyakan adalah kaum perempuan.
Dibalik Kenikmatannya terdapat Bahaya yang Besar.
Banyak orang yang beranggapan bahwa menghisap shisha lebih aman daripada menghisap rokok. Namun, dibalik itu semua tradisi yang berasal dari Timur Tengah ini mengandung nikotin yang membahayakan bagi pemakainya.
Dalam penelitian Journal of The American Medical Association membuktikan bahwa kandungan nikotin shisha lebih banyak dibandingkan pada rokok. Yang menakutkan lagi menurut penelitian laboratorium Nasional Perancis, Laboratoire National d'Eddais (LNE), satu hisapan shisha sama artinya menhisap 15 sampai 52 batang rokok karena untuk kandungan tar 1 shisha setara dengan 27 hingga 102 batang rokok.
(sumber:GOZian Oktober 08)
Sabtu, 06 Desember 2008
Jumat, 05 Desember 2008
Pengetahuan
TAHUN BARU MASEHI
Bagian Dari Perayaan Natal
Bagian Dari Perayaan Natal
Satu tahun dalam Kalender Julian berlangsung selama 365.25 hari. Namun, karena rotasi bumi terhadap matahari hanya berlangsung selama 365.2422 hari maka, setiap satu millenium. Kalender Julian akan berlebih 7 hingga 8 hari . Masalah ini kemudian diperbaiki dengan adanya kalender Gregorian dengan dicantumkannya hari-hari lompat di bulan-bulan tertentu.
Setelah kalender Gregorian diberlakukan, tidak semua negara mau memakainya. Baru beberapa abad kemudian, hampir semua negara Barat memakainya. Sejak tanggal 1 Januari 1622, tanggal 1 Januari ditetapkan sebagai permulaan tahun. Sebelumnya, di setiap negara Eropa tahun barunya berbeda-beda. Sejak itu perayaan tahun baru 1 Januari dirayakan secara meriah dan menjadi bagian peribadatan agama Kristen.
Di Brazil, pada tengah malam setiap tanggal 1 Januari, orang-orang Katolik berbondong-bondong menuju pantai dengan pakaian putih bersih. Mereka menaburkan bunga di laut, mengubur mangga, pepaya dan semangka di pesisir pantai sebagai tanda penghormatan terhadap sang Dewa Lemanja, sang Dewa Laut.
Orang Romawi kuno pun saling memberikan hadiah potongan dahan pohon suci untuk merayakan pergantian tahun. Belakangan, mereka saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar Janus, dewa pintu dan semua permulaan. Menurut sejarah, bulan Januari diambil dari nama dewa bermuka dua ini(satu menghadap ke depan dan satunya lagi menghadap ke belakang).
Di Jerman, terdapat kepercayaan yang menyatakan jika mereka makan sisa hidangan pesta perayaan Tahun Brau di tanggal 1 Januari, mereka beranggapan bahwa tidak akan kekurangan selama setahun penuh.
Bagi orang Kristen yang mayoritas penghuni belahan benua Eropa(Christendom), tahun baru masehi dikaitkan dengan kelahiran Yesus Kristus atau Isa al-Masih, sehingga agama Kristen juga sering diistilahkan dengan sebutan agama Masehi. Masa sebelum Yesus lahir pun disebut tahun Sebelum Masehi (SM) dan sesudah Yesus lahir disebut tahun Masehi.
Tahun baru Masehi yang jatuh pada tanggal 1 Januari jelas merupakan bagian dari hari raya umat Kristen. Dengan mengikuti perayaan tersebut dengan disadari atau tidak, siapa pun yang mengikutinya berarti telah mengakui Yesus sebagai Tuhannya.
Islam sebagai agama yang lengkap telah memiliki sistem penanggalannya sendiri yaitu Kalender Hijriah, yang bermula dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Tanggal 1 Muharram adalah hari tahun barunya umat Islam. Di hari inilah seharunya umat Islam merayakannya dengan kegiatan yang bermanfaat.
(sumber:Valentine Day,Natal,Happy New Year,April Mop,Halloween,so what?)
Setelah kalender Gregorian diberlakukan, tidak semua negara mau memakainya. Baru beberapa abad kemudian, hampir semua negara Barat memakainya. Sejak tanggal 1 Januari 1622, tanggal 1 Januari ditetapkan sebagai permulaan tahun. Sebelumnya, di setiap negara Eropa tahun barunya berbeda-beda. Sejak itu perayaan tahun baru 1 Januari dirayakan secara meriah dan menjadi bagian peribadatan agama Kristen.
Di Brazil, pada tengah malam setiap tanggal 1 Januari, orang-orang Katolik berbondong-bondong menuju pantai dengan pakaian putih bersih. Mereka menaburkan bunga di laut, mengubur mangga, pepaya dan semangka di pesisir pantai sebagai tanda penghormatan terhadap sang Dewa Lemanja, sang Dewa Laut.
Orang Romawi kuno pun saling memberikan hadiah potongan dahan pohon suci untuk merayakan pergantian tahun. Belakangan, mereka saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar Janus, dewa pintu dan semua permulaan. Menurut sejarah, bulan Januari diambil dari nama dewa bermuka dua ini(satu menghadap ke depan dan satunya lagi menghadap ke belakang).
Di Jerman, terdapat kepercayaan yang menyatakan jika mereka makan sisa hidangan pesta perayaan Tahun Brau di tanggal 1 Januari, mereka beranggapan bahwa tidak akan kekurangan selama setahun penuh.
Bagi orang Kristen yang mayoritas penghuni belahan benua Eropa(Christendom), tahun baru masehi dikaitkan dengan kelahiran Yesus Kristus atau Isa al-Masih, sehingga agama Kristen juga sering diistilahkan dengan sebutan agama Masehi. Masa sebelum Yesus lahir pun disebut tahun Sebelum Masehi (SM) dan sesudah Yesus lahir disebut tahun Masehi.
Tahun baru Masehi yang jatuh pada tanggal 1 Januari jelas merupakan bagian dari hari raya umat Kristen. Dengan mengikuti perayaan tersebut dengan disadari atau tidak, siapa pun yang mengikutinya berarti telah mengakui Yesus sebagai Tuhannya.
Islam sebagai agama yang lengkap telah memiliki sistem penanggalannya sendiri yaitu Kalender Hijriah, yang bermula dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Tanggal 1 Muharram adalah hari tahun barunya umat Islam. Di hari inilah seharunya umat Islam merayakannya dengan kegiatan yang bermanfaat.
(sumber:Valentine Day,Natal,Happy New Year,April Mop,Halloween,so what?)
TiPs and Trick
Tips mencari teman atau sahabat
1.Usahakanlah cari teman yang dapat membuat kita menjadi lebih baik atau membawa kita dalam dampak yang positif.
Pepatah mengatakan bahwa jika kita berteman dengan penjual minyak wangi maka kita akan menjadi berbau wangi juga. Maka, dengan ini kita harus mengenal baik kepribadian teman kita.
2.Pilihlah teman yang memiliki hobi atau kesenangan yang sama.
Memiliki kesenangan yang sama akan membuat persahabatan menjadi lebih akrab dan dekat karena kita dapat saling sharing atau bertukar pendapat.
3.Menghargai dan menghormati segala perbedaan.
Dalam pertemanan, hal ini sangatlah penting karena dengan begitu kita dapat saling menutupi kekurangan sahabat kita. Sebab, setiap manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya. Serta dengan begini, kita dapat selalu saling menerima dan memberi.
4.Menjadi pendengar yang baik.
Kunci kesuksesan bersahabat adalah selalu mendengarkan keluh kesah sahabatnya. Tetapi kita juga harus dapat memberikan jawaban positif kepadanya, jangan selalu mengomentari hal-hal yang tidak dia inginkan. Malahan, bukan dampak yang baik diterima tetapi kita malah dibenci sama sahabat kita sendiri.
5.Selalu menjaga Amanah
Amanah adalah sesuatu yang sifatnya harus terjaga, jika kita selalu menjaga amanah maka kita termasuk orang yang amanah dan begitu juga sebaliknya jika kita tidak menjaga amanah kita termasuk orang yang ingkar. Seperti kita dipercaya oleh sahabat untuk menjaga salah satu rahasianya maka kita harus menjadi orang yang amanah. Apabila kita mengingkari suatu amanah maka selamanya kita akan menjadi orang yang tidak akan dapat dipercaya oleh orang lain.
Langganan:
Komentar (Atom)
