Jumat, 05 Desember 2008

Pengetahuan

TAHUN BARU MASEHI
Bagian Dari Perayaan Natal

Satu tahun dalam Kalender Julian berlangsung selama 365.25 hari. Namun, karena rotasi bumi terhadap matahari hanya berlangsung selama 365.2422 hari maka, setiap satu millenium. Kalender Julian akan berlebih 7 hingga 8 hari . Masalah ini kemudian diperbaiki dengan adanya kalender Gregorian dengan dicantumkannya hari-hari lompat di bulan-bulan tertentu.

Setelah kalender Gregorian diberlakukan, tidak semua negara mau memakainya. Baru beberapa abad kemudian, hampir semua negara Barat memakainya. Sejak tanggal 1 Januari 1622, tanggal 1 Januari ditetapkan sebagai permulaan tahun. Sebelumnya, di setiap negara Eropa tahun barunya berbeda-beda. Sejak itu perayaan tahun baru 1 Januari dirayakan secara meriah dan menjadi bagian peribadatan agama Kristen.

Di Brazil, pada tengah malam setiap tanggal 1 Januari, orang-orang Katolik berbondong-bondong menuju pantai dengan pakaian putih bersih. Mereka menaburkan bunga di laut, mengubur mangga, pepaya dan semangka di pesisir pantai sebagai tanda penghormatan terhadap sang Dewa Lemanja, sang Dewa Laut.

Orang Romawi kuno pun saling memberikan hadiah potongan dahan pohon suci untuk merayakan pergantian tahun. Belakangan, mereka saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar Janus, dewa pintu dan semua permulaan. Menurut sejarah, bulan Januari diambil dari nama dewa bermuka dua ini(satu menghadap ke depan dan satunya lagi menghadap ke belakang).

Di Jerman, terdapat kepercayaan yang menyatakan jika mereka makan sisa hidangan pesta perayaan Tahun Brau di tanggal 1 Januari, mereka beranggapan bahwa tidak akan kekurangan selama setahun penuh.

Bagi orang Kristen yang mayoritas penghuni belahan benua Eropa(Christendom), tahun baru masehi dikaitkan dengan kelahiran Yesus Kristus atau Isa al-Masih, sehingga agama Kristen juga sering diistilahkan dengan sebutan agama Masehi. Masa sebelum Yesus lahir pun disebut tahun Sebelum Masehi (SM) dan sesudah Yesus lahir disebut tahun Masehi.

Tahun baru Masehi yang jatuh pada tanggal 1 Januari jelas merupakan bagian dari hari raya umat Kristen. Dengan mengikuti perayaan tersebut dengan disadari atau tidak, siapa pun yang mengikutinya berarti telah mengakui Yesus sebagai Tuhannya.

Islam sebagai agama yang lengkap telah memiliki sistem penanggalannya sendiri yaitu Kalender Hijriah, yang bermula dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Tanggal 1 Muharram adalah hari tahun barunya umat Islam. Di hari inilah seharunya umat Islam merayakannya dengan kegiatan yang bermanfaat.

(sumber:Valentine Day,Natal,Happy New Year,April Mop,Halloween,so what?)

Tidak ada komentar: